Sejarah Pewarisan Sifat / Hereditas
matakuliah, genetika, faperta, uniga, kuliah, biologi, hereditas, teori perkembangbiakan, Mendel, fakultas pertanian
SEJARAH PEWARISAN SIFAT / HEREDITAS
Makhluk hidup mempunyai sifat
alamiah dengan berkembangbiak untuk mendapatkan keturunan sehingga jenisnya
tidak menjadi punah. Proses berkembangbiak ada dua cara yaitu:
1.
Secara
Vegetatif (aseksual)
Perkembangbiakan
yang dilakukan oleh suatu individu sehingga sifanya identik dengan induknya.
Contohnya adalah membelah diri, spora, setek, dan cangkok.
2.
Secara
Generatif (seksual)
Perkemabngbiakan
yang melibatkan dua individu yang telah mempunyai sel-sel gamet (sel-sel
kelamin) yang berbeda jenis kelaminnya. Pada tumbuh-tumbuhan gamet betina
disebut makrospora, sedangkan gamet
jantan disebut mikrospora.
Perkembangbiakan ini sangat penting
bagi genetika karena melibatkan pembuahan antara gamet jantan dan betina. Para
ahli dahulu mengemukakan banyak teori mengenai perkembangbiakan, beberapa
diantaranya adalah:
- 1. Ovisma: menganggap bahwa yang memiliki sifat keturunan adalah sel telur yang dihasilkan individu betina. Sedangkan individu jantan hanya menghasilkan cairan yang berfungsi menggiatkan perkembangan sel telur.
- 2. Animalkulisma: diawali dari ditemukannya mikroskop, dan mulai diketahui bahwa dari sperma ada makhluk yang bergerak yang dianggap hewan-hewan kecil (animalkulus / spermatozoa). Sehingga dianggap bahwa spermatozoa ini adalah makhluk hidup kecil yang terdapat sifat-sifat keturunan. Sedangkan sel telur hanya dianggap sebagai tempat berkembangnya.
- 3. Teori Preformasi: Teori ini berpendapat bahwa calon manusia itu sudah ada sebelumnya pada setiap sel-sel gamet. Hal ini didukung dari pengamatan mikroskop sederhana yang seolaholah ada makhluk hidup kecil di dalam spermatozoa.
- 4. Teori Epigenesis: teori ini berpendapat bahwa susunan dari spermatozoa ataupun sel telur berbeda dari teori preformasi. Teori epigenesist berpendapat bahwa sel telur dibuahi oleh spermatozoa yang akan mengadakan pertumbuhan sedikit demi sedikit.
- 5. Teori Pangenesis: menurut Charles Darwin, di dalam sel kelamin terdapat tunas-tunas yang akan tumbuh menjadi makhluk hidup baru setelah sel telur dibuahi oleh spermatozoa.
- 6Teori plasma benih: menurut August Weismann gamet itu tidak dibentuk oleh jaringan tubuh, melainkan oleh jaringan khusus. Sehingga kerusakan pada jaringan tubuh tidak akan diwariskan pada keturunannya.
Komentar
Posting Komentar